Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Oktober 2010

Jangan Lanjutkan Kegagalan Ini

SATU tahun sudah SBY-Boediono menjadi pemimpin di Republik Indonesia ini. Namun berbagai masalah terus mendera bangsa ini sebagai tanda kegagalan pemerintah dalam satu tahun masa jabatannya.

Demo besar yang dilakukan mahasiswa pada 20 Oktober lalu adalah suatu bukti ketidakpuasan kaum mahasiswa. Pemerintah janganlah menyalahkan aksi unjuk rasa kemarin dari sudut pandang mahasiswa mulai bertindak anarkistis belaka, tapi cobalah pemerintah melihat sebabnya. Kondisi yang saat ini terjadi adalah memuncaknya rasa bosan menuntut janji-janji pemerintah yang hampir tidak pernah ditepati. Janji akan pengusutan tuntas kasus Bank Century, janji akan penegakan hukum yang lebih baik, janji menanggulangi masalah kemiskinan dan kesejahteraan rakyat, janji pemberantasan korupsi yang mengakar, dan banyak janji lainnya yang hanya menjadi pemanis.

Sorotan utama pemerintahan sekarang adalah masalah penegakan hukum. Saat ini kasus Century semakin tidak jelas arah penyelesaiannya. Hukum di negeri ini bagaikan pisau dapur yang sangat tajam untuk kalangan bawah, namun sangat tumpul untuk kalangan atas. Sebagai perbandingan, kasus Ibu Rasminah, 60, yang harus sempat merasakan dinginnya ruang tahanan karena dituduh mencuri enam buah piring dan sop buntut milik majikannya sedangkan masih banyak koruptor yang sudah jelas merugikan negara berkeliaran dan tidak pernah tersentuh oleh hukum. Bahkan yang hebatnya lagi, seorang pimpinan KPK bisa dituntut oleh seorang mafia hukum.

Di bidang ekonomi memang pemerintah memiliki prestasi yang harus diapresiasi yaitu nilai ekspor yang mencapai rekor tertinggi pada Agustus 2010 dan pertumbuhan ekonomi sampai 6,2 persen. Namun cobalah kita melihat fakta yang ada di sekitar kita, masih banyak orang kesulitan memenuhi kebutuhannya karena harga kebutuhan pokok yang terus melambung. Menurut pemerintah, angka kemiskinan di negeri ini semakin menurun. Namun jika pernyataan tersebut dikaji ulang, ternyata standar kemiskinan untuk tahun 2010 saja adalah konsumsi Rp211.726 per bulannya. Pertanyaannya sekarang, apakah tingkat konsumsi rata-rata sebesar itu merupakan konsumsi yang layak?

Dalam masalah internasional juga terlihat betapa lemahnya Indonesia di mata rakyatnya dan negara lain. Indonesia hanya bisa terdiam ketika wilayah perbatasannya terus dilanggar oleh Malaysia sampai pada puncaknya peristiwa penangkapan tiga petugas Departemen Kelautan dan Perikanan yang tengah bertugas oleh pihak Malaysia. Resolusi yang kemudian menjadi solusi masalah tersebut pun kurang adil di mata kita. Tiga petugas resmi pemerintah kita ditukar dengan kelompok nelayan yang “mencuri”di wilayah Indonesia dari negara tersebut tanpa ada tindak lanjut yang pasti atas nelayan itu yang mengambil ikan di wilayah Indonesia.

Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan pemerintah, tapi hasilnya satu tahun pemerintahan yang kurang memuaskan ini. DPR juga ditunggu kerja nyata dan kontribusinya oleh rakyat. Menurut penulis, perombakan kabinet mampu menjadi satu alternatif yang bisa diambil. Dengan syarat jangan ada lagi unsur politis dan bagi-bagi kursi di dalamnya. Kabinet yang baru haruslah berisi orang-orang yang jelas latar belakang dan pendidikannya, profesional, dan siap menerima tantangan dan tekanan dalam menjalankan tugasnya.

Yang pasti, rakyat begitu berharap pemerintah SBY-Boediono tidak “melanjutkan” kegagalan dalam empat tahun periode kepemimpinannya.(*)

Nasib Pendidikan Nasional

Selasa, 26 Oktober 2010 - 16:10 wib

PEMERINTAHAN SBY bukan hanya telah berlangsung selama satu tahun, melainkan enam tahun. Dalam enam tahun kepemimpinan SBY, saya lebih suka melihat kinerja-kinerja pemerintahan dari bidang pendidikan.

Pendidikan penting dicermati karena pendidikan amat dasar untuk membangun bangsa ini. Semenjak menjabat sebagai presiden dari 2004 hingga kini, kebijakan dalam pendidikan seolah ada diskriminasi. Diskriminasi dalam dunia pendidikan saat ini mirip dengan kondisi pendidikan pada masa kolonialisme. Pendidikan untuk masyarakat kelas atas berbeda dengan masyarakat kelas bawah.

Memang diskriminasi itu tidak sengaja diciptakan seperti masa kolonialisme, tapi beberapa kebijakan pemerintah akhirnya seperti menciptakan diskriminasi. Pada tingkat pendidikan di sekolah, memang pada pemerintahan SBY telah ada akses pendidikan gratis di tingkat SD dan SMP untuk masyarakat. Namun hal itu sebagai konsekuensi dari diterapkannya wajib belajar sembilan tahun. Bentuk diskriminasi pendidikan di tingkat ini adalah adanya rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI/SBI).

Peraturan Pemerintah (PP) No 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan memberi peluang bagi masuknya dana masyarakat dan bantuan asing “yang tidak mengikat” untuk sekolah RSBI/SBI. Peraturan tersebut menyatakan bahwa semua SD dan SMP negeri harus membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah, kecuali RSBI dan SBI. Pemerintah juga sudah menetapkan jumlah biaya maksimal yang boleh ditarik dari masyarakat untuk RSBI/SBI, tapi pada kenyataan besarnya biaya yang ditarik dari orang tua siswa tergantung kebijakan sekolahnya.

Jadi RSBI/SBI memang disediakan untuk masyarakat “yang mampu” memenuhi sejumlah biaya (yang kita ketahui cukup besar) yang selama ini ditetapkan sekolah. Selain itu, dalam rangka menstandarkan pelaksanaan SBI, Permendiknas 78/2010 Pasal 11 telah menetapkan sistem standar ISO sebagai sistem pengelolaan pendidikan. ISO adalah sistem pengendalian standar mutu yang pada mulanya digunakan oleh dunia industri. Dengan digunakannya ISO dalam dunia pendidikan, terjadilah industrialisasi pendidikan.

Pada tingkat perguruan tinggi, ada beberapa kebijakan sebetulnya tidak berpihak kepada masyarakat “kecil”. Kebijakan ini berupa UU BHP yang dibuat dengan mengacu pada beberapa pasal dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Alasan dibentuknya adalah otonomisasi pendidikan. Namun sesungguhnya kebijakan ini adalah bentuk pelepasan tanggung jawab pemerintah dari pengelolaan pendidikan.

Lihat saja dalam perjalanannya, beberapa perguruan tinggi yang telah berstatus BHMN menyiasati otonominya dengan berbagai cara, antara lain dengan membuka jalur khusus dalam merekrut mahasiswa. Jalur ini dibuka untuk calon mahasiswa dengan kemampuan finansial tinggi. UU BHP memang telah ditolak oleh MK pada 31 Maret lalu. Namun upaya pelepasan tanggung jawab pemerintah tidak berhenti sampai di situ. Masih ada kebijakan BLU. Kebijakan ini sebetulnya adalah tahap yang harus dilalui PTN sebelum berubah menjadi BHMN.

Memang aneh jika tujuan menjadi BHMN sudah tidak ada, tetapi sistem BLU ini masih terus dikembangkan. Pembentukan BLU itu merujuk pada Undang-Undang Keuangan Negara, Undang-Undang Perbendaharaan Negara, serta Undang-Undang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Lalu di perguruan tinggi,Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan Keuangan BLU (PK-BLU) sebagai payung hukum BLU.

Konsep BLU pada prinsipnya memberikan keleluasaan pada instansi pemerintah penyedia layanan dalam melakukan pengelolaan, khususnya pengelolaan keuangan. Jadi sistem ini mirip seperti sistem keuangan Transjakarta atau rumah sakit pemerintah. Institusi pendidikan pun ketika menjadi BLU diberi keleluasaan mencari pemasukan keuangan.

Kebijakan-kebijakan pendidikan pemerintah ini sangat bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 31 yang menyatakan negara diwajibkan untuk menyelenggarakan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya untuk sebagian rakyat. Ini juga bertentangan dengan pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa tujuan bangsa Indonesia salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Ya, inilah nasib pendidikan nasional kita.(*)

proposal workshop

1. Pendahuluan
Seiring dengan Visi dan Misi SMA PASUNDAN 1 Kota Tasikmalaya yaitu mengembangkan proses pengelolaan pendidikan yang optimal, mencetak lulusan yang berkualitas dan berahlakul kharimah, dan salah satu misinya meningkatkan kinerja yang profesional bagi guru dan karyawan. Sangatlah tepat bila seluruh aspek yang mendukung pada 8 standar pendidikan mendapat perhatian. Pada Tahun kedua menjadi Rintisan Sekolah Standar Nasional serta menghadapi kegiatan Akreditasi Sekolah, salah satu aspek penilaian adalah peningkatan sumber daya manusia dalam hal ini tenaga pendidik sehingga kompetensi guru yang ada sesuai dengan Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 yaitu tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
Atas latar belakang tersebut SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYAmelalui program Workshop Program Pembelajaran berusaha meningkatkan kompeternsi guru mata pelajaran sehingga pada awal tahun pelajaran 2010/2011 Sekolah dapat menyusun Kurikulum SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA dan setiap guru sudah memiliki berbagai dokumen administrasi pembelajaran.

B. Dasar Hukum :
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP Nomor 19 Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan
3. Peraturan Mendiknas RI Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
4. Peraturan Mendiknas RI Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kelulusan Tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah
5. Peraturan Mendiknas RI Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Mendiknas RI Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Peraturan Mendiknas RI Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kelulusan Tingkat Pendidikan Dasar dan Menengah
6. Peraturan Mendiknas RI No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
7. Peraturan Mendiknas RI No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar Menengah
8. Peraturan Mendiknas RI No. 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah



9. Peraturan Mendiknas RI No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
10. Surat Keputusan Mendiknas RI Nomor 053/U/2003 tentang Standar Pelayanan Bidang Pendidikan
11. Surat Keputusan Menpan Nomor 84 Tahun 1993 tentang Fungsional Guru dan Angka Kredit

C. Maksud dan Tujuan
Kegiatan workshop ini bermaksud untuk mempersiapkan setiap guru mata pelajaran di SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYAuntuk memiliki administrasi pembelajaran dan tersedianya kurikulum sekolah di Tahun Pelajaran 2010/2011. Sedangkan tujuannya adalah
1. Pengembangan Kurikulum sekolah yang terdiri dari:
a. Struktur kurikulum.
b. Muatan Kurikulum, dan
c. Kalender Pendidikan SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYATahun Pelajaran 2010/2011
2. Pengembangan kurikulum sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya antara lain:
a. Pengembangan Silabus, RPP, dan rancangan penilaian
b. Pengembangan RP Team Teaching

D. Sasaran
70 Orang tenaga pendidik, kependidikan dan pemerhati Pendidikan (Komite sekolah) di lingkungan SMA Pasundan 1 Tasikmalaya dengan rincian sebagai berikut:
a. Panitia .................orang
b. Peserta ......................orang (termasuk komite sekolah)

E. Hasil Yang Diharapkan
1. Tersusunnya Kurikulum Sekolah
2. Tersusunnya administrasi pembelajaran dari setiap mata pelajaran dari hasil pengembangan kurikulum mata pelajaran yang diampunya






F. Tema
“Melalui Workshop Pengembangan Perangkat Pembelajaran SMA PASUNDAN 1
TASIKMALAYA Siap meningkatkan Pengembangan Pembelajaran
G. Waktu
Hari : ......................................................
Tanggal : ………………………………………….
H. Tempat : Kampus SMA Pasundan 1 Tasikmalaya
I. Peserta : Tenaga Pendidik (guru) dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA
J. Nara Sumber : a. Pengawas Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya
b. Kepala Sekolah
c. Internal SMA Pasundan1 Tasikmalaya
d. Nara sumber lain yang kompeten


K. Susunan Panitia
Penanggung Jawab : Drs. E. Hasanuddin, M. M.Pd.
Ketua : .............................................
Sekretaris : .........................................................
Bendahara : …………………………………………
Anggota : 1. …………………………………..
2. ………………………………………
3. …………………………………………..
4. …………………………………………..
5 …………………………………………
6………………………………………….
7……………………………………………..
8. …………………………………………..





l. Sumber Pembiayaan :
a. BOS Rp. ……………………….
b. Rutin Rp. ....................................
Jumlah Rp. ………………………………….


Tasikmalaya............................ 2010

Mengetahui,
Kepala SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA




.........................................................
NIP. ……………………………
Panitia Workshop
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Ketua,




……………………………..
NIP. ……………………………..



RINCIAN ANGGARAN KEGIATAN WORKSHOP
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN / KTSP BUKU 2
SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA


NO. JENIS KEGIATAN DAN KOMPONEN BIAYA VOLUME HARGA SATUAN(Rp) JUMLAH (Rp.)

1 2 3 4 5
1 Kesekretariatan/Persiapan
a. Konsumsi rapat persiapan awal Bungkus
b. Konsumsi rapat koordinasi TPK Bungkus
c. Pembuatan Program
d. Spanduk
e. Piagam Penghargaan Buah

e. ATK (Dana Rutin):
1). Kertas HVS 70 gr Rim
2). Refil Tinta Komputer tube Buah
3). Kertas HVS warna Rim
4). Spidol White Board Buah
5). Jilid Biasa Pak
6). Jilid Mika Pak
7). Lakban Buah



Jumlah Tertimbang persiapan

2 Pelaksanaan Kegiatan
a Konsumsi
1). Snack 3 hari x 73 org bungkus
2). Makan 3 hari x 73 org bungkus

b Honor
Peserta 3 hari 57 orang
Panitia 13 orang
Nara Sumber orang

c Dokumentasi Ls
d Pemberesan Ruangan dan alat Ls
e Publikasi Ls
Jumlah Tertimbang pelaksanaan

3 Diseminasi Hasil Kegiatan
a Dokumentasi hasil kegiatan (Buku 1 dan 2) Ls / Paket
b Laporan bentuk hand out dan jilid MP
c Pelaporan akhir Ls
Jumlah Tertimbang desiminasi


Terbilang:

Tasikmalaya,
Menyetujui
Kepala Sekolah Ketua Penyelenggara



………………………………… ………………………………….



YAYASAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PASUNDAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA ) PASUNDAN 1
TERAKREDITASI KUALIFIKASI : “A”
Alamat : Jalan Dewi Sartika Nomor : 18 Telepon (0265 )330879 Kota Tasikmalaya



Nomor : . Tasikmalaya, ………………..
Lampiran : -
Perihal : UNDANGAN

Yth. : Guru dan Staf TU SMA Pasundan 1 Tsm
di
Tasikmalaya

Assalamu’alaikum wr. wb.
Dalam Upaya mengembangkan inovasi pembelajaran, kami bermaksud mengadakan kegiatan workshop Pengembangan Pembelajaran yang diikuti oleh seluruh guru, Insya allah akan dilaksanakan pada :

Hari : …………………….
Tanggal : ……………………………
Waktu : …………………………………..
Tempat : SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA
Acara : 1. Pembukaan
2. ………………………………….
3..Pembuatan Silabus, KKM, RPP dan administrasi penunjang
PBM lainnya

Untuk itu kami mengundang kehadiran Bapak / Ibu tepat pada waktunya.

Demikian atas perhatian dan bantuan Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Mengetahui
Kepala,





…………………………………….. Panitia Workshop
SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA
Ketua,




………………………………..





Jadwal Pelaksanaan Workshop

SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA

No Hari/Tanggal Waktu Uraian Kegiatan Fasilitator/Penjab Ket
1







2









3










Tasikmalaya, …………………..
Ketua, Sekretaris



…………………… ………………………………
NIP. ………………….. NIP. ……………………………
Kepala SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA



…………………………………………
NIP. ……………………………………..
















YAYASAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH PASUNDAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA ) PASUNDAN 1
TERAKREDITASI KUALIFIKASI : “A”
Alamat : Jalan Dewi Sartika Nomor : 18 Telepon (0265 )330879 Kota Tasikmalaya




Nomor :…………………………. Tasikmalaya, ……………………..
Lampiran : -
Perihal : NARA SUMBER WORKSHOP


Yth. : ………………………………………
di
Tasikmalaya

Assalamu’alaikum wr. wb.
Berkenaan dengan akan diadakannya workshop Pengembangan Pembelajaran tahun pelajaran 2010 – 2011 di SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA, kami panitia memohon kepada Bapak agar berkenan menyampaikan materi sebagai nara sumber pada kegiatan tersebut yang di ikuti oleh seluruh guru dan staf TU, Insyaallah akan dilaksanakan pada :

Hari : ………………………….
Tanggal : ………………………………..
Waktu : ………………………………………
Tempat : SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA
Acara : 1. Pembukaan
2. ……………………………………………
3. ………………………………………………………

Demikian atas kesediaan dan bantuan Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Mengetahui
Kepala,





………………………………..
NIP. ……………………………… Panitia Workshop
SMA PASUNDAN 1 TASIKMALAYA
Ketua,




………………………………….
NIP. ……………………………...

Senin, 25 Oktober 2010

Ilmu

أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ:
ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ

Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu,
kecuali dengan enam perkara,
akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :

  1. Kecerdasan – ذَكَاءٌ
  2. Kethoma’an (terhadap ilmu) – حِرْصٌ
  3. Kesungguhan – اجْتِهَادٌ
  4. Harta benda (bekal) – دِرْهَمٌ
  5. Mempergauli guru – صُحْبَةُ أُسْتَاذٍ
  6. Waktu yang panjang. طُوْلُ زَمَانٍ

7. 1. مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ

8. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia

9. 2.

10. مَنْ جَدَّ وَجَدَ

11. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia

12. 3.

13. مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ

14. Barang siapa sabar beruntunglah ia

15. 4.

16. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ

17. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.

18. 5.

19. جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ

20. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.

6.

21. مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ

22. Kecintaan/ketulusan teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.

23. 7.

24. وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ

25. Tidak kenikmatan kecuali setelah kepayahan.

26. 8.

27. الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ

28. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.

29. 9.

30. جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا

31. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.

32. 10.

33. اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ

34. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.

35. 11.

36. بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ

37. Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.

38. 12.

39. الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ

40. Waktu itu lebih mahal daripada emas.

41. 13.

42. العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ

43. Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.

44. 14.

45. خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ

46. Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.

47. 15.

48. مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).

49. 16.

50. خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ

51. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.

52. 17.

53. لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ

54. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.

55. 18.

56. العِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ

57. Ilmu pengetahuan diwaktu kecil itu, bagaikan ukiran di atas batu.

58. 19.

59. لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ

60. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.

61. 20.

62. تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا

63. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.

64. 21.

65. العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر

66. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.

67. 22. الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ

68. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.

69. 23.

70. لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً

71. Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya.

72. 24.

73. الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ

74. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.

75. 25.

76. سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ

77. Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya

78. احبك..

79. Aku mencintaimu

80. يا من سرق قلبي مني

81. يا من غير لي حياتي

82. يا من احببته من كل قلبي

83. يا من قادني الى الخيال

84. Duhai yang telah mencuri hatiku
Duhai yang telah merubah hidupku
Duhai yang aku cintai melebihi dari setiap relung hatiku
Duhai yang telah menuntunku kedunia khayalanku

85. حبيبي..

86. Kekasihku

87. أهديتك قلبي وروحي

88. وبين ظلوعي اسكنتك

89. ورسمت معك احلامي

90. و وعــــــودي

91. تواعدنا..
Telah kuberikan ruhku dan hatiku kepadamu
Telah ketempatkan dirimu dalam relungku
Telah kugambar dirimu bersama dengan mimpiku

92. ان نبقى سوياً مدى الحياة

93. ان نجعل حبنا يفوق الخيال

94. ان نكتب قصة حبنا في كل مكان

95. ان نغسل قلوبنا من نهر العذاب

96. Kita berjanji, akan sehidup semati
Mendajikan cinta kita melampaui khayalan ini
Disetiap tempat kita akan goreskan kisah cinta kita
Dan kita bersihkan hati kita dari sungai azab

97. الفراق

98. من امام اعيننا الاحلام

99. ومن حبنا اوصلنا الحب الى الفراق

100. ومن نبضات انين اعتلت القرار

101. ومن قصة حبنا التي تجبر على الاحتظار

102. Perpisahan itu telah menghantui mimpi-mimpi kita
Dan cinta kita mengantarkan kita kepada sebuah perpisahan
Dengan rintihan amarah yang menodai kesetiaan
Dan kisah cinta kita telah berubah menjadi cinta terlarang

103. هكذا انتهينا

104. واصبح كل منا للآخر ذكرى عابرة

105. يغتالها الغياب

106. Demikianlah akhir perjalanan kita
Dan biarlah ia menjadi sebuah kenangan masalalu antara kita

107. قَلْبِيْ الصَّغِيْرُ

108. Hati Kecilku..

109. حِيْنَ وُلِدْتُ أَعْطَيْتَــنِيْ قَلْباً صَغِيْراً خَالِيـــــــاً

110. Ketika dilahirkan, Kau berikanku hati kecil yang bersih..

111. مَلأْتُـهُ حُبّـــــــاً لَــكَ حُبّاً نَقِيّاً صَافِـيًــــــــا

112. Ku penuhi ia dengan cinta pada Mu..Cinta yang murni nan suci..

113. أَنْتَ حَبِيْبِيْ وَمَالِكِـــــيْ حُبُّكَ فِي قَلْبِيْ يَزِيْــــد

114. Kamu lah kekasih dan Pemilik Ku.. Cintamu pada hatiku, bertambah..

115. يَا مَنْ يَسُرُّنِي قُرْبُِــكَ سِوَى رِضَاكَ لا أُرِيْــدُ

116. Wahai yang dekatnya membahagiakanku.. ridha selain Mu tak ku inginkan..

117. قَلْبِيْ بِذِكْرِكَ يَطْمَئِـنُّ يَدْعُوْكَ رَبِّّي العَالِيَــا

118. Hatiku, dengan mengingat Mu,merasa tenang.. memohon kepada Mu tuhanku yang Maha Tinggi..

119. سُبْحَانَكَ وَبِحَمْـــــدِكَ يَرْجُوْكَ عَفْواً وَعَافِيَـا

120. Maha Suci engkau, dengan memuji Mu, ku memohon maaf dan ampunan Mu..

121. شُكْراً لِمَا أَهْدَيْتِـنِــــي قلباً بِذِكْرِكَ يَخْشَــــعُ

122. Syukur terucap.. untuk petunjuk yang Kau berikan padaku.. Hati ini, dengan menyebut Mu,merasakan khusyu’

123. ثَبِّتْهُ رَبِّي بِفَضْلِـــــكَ حَتَّى يُطِيْعُ وَيَسْمَــــعُ

124. Tetapkanlah hati ini dengan keutamaan Mu wahai tuhanku.. Sampai ia mentaati dan mendengar..

125. كلمات: منصور الواوان

126. Syair oleh : Manshur Al Wawan

127. غُرَبَاء

128. Orang yang terasing

129. غُرَبَاء…….

130. غُرَبَاء وَلِغَيْرِ اللَّهِ لاَ نَحْنِي الجِبَاه

131. ghuraba..

132. Kami (ghuraba) tidak bersujud kepada selain Allah..

133. غُرَبَاء وَارْتَضَيْنَهَا شِعَارًا لِلْحَيَاة

134. ghuraba..

135. Kami telah rela memilihnya sebagai jalan hidup..

136. اِن تّسَل عَنَّا فَإِنّا لاَ نُبَالِي بِالطُّغَاة

137. Jika kalian bertanya kepda kami, Sungguh kami tidak takut kepada tirani..

138. نّحْنُ جُنْدُ اللَّهِ دَوْمًا دَرْبُنَا دَرْبُ الاُباة

139. Selamanya kami tentara Allah.. Jalan Kami adalah jalan yang dilindungi..

140. غُرَبَاء…….

141. لَنْ نُبَالِي بِالْقُيُود بَلْ سَنَمْضِي لِلْخُلُوْد

142. Kami tidak peduli dengan belenggu.. Bahkan Kami akan terus melanjutkan selamanya..

143. فَلْنُجَاهِد وَنُنَاضِل وَنُقَاتِل مِنْ جَدِيد

144. Maka mari kita berjihad, bertempur dan berperang sedari awal..

145. غُرَبَاء هَكَذَا الاَحْرَارُ فِي دُنْيَا العَبِيْد

146. Ghuraba..adalah orang-orang yang merdeka di dunia yang diperbudak..

147. غُرَبَاء……

148. كَمْ تَذَاكَرْنَا زَمَانًا يَوْمَ كُنَّا سُعَدَاء

149. Seberapa kali kami ingat, hari ketika kami merasa bahagia…

150. بِكِتَابِ اللَّهِ نَتْلُوْهُ صَبَاحًا وَمَسَاء

151. Demi KItab Allah, yang kami baca di waktu pagi dan sore hari..

152. وَمَا سُمِّيَ الإنْسَانُ إِلا لِنَسْيِهِ * وَ سُمِّيَ القلبُ لأنه يتقلَبُ

153. Tidak dinamakan insan melainkan kerana sifat lupanya,

154. dan dinamakan hati qalbu kerana ia berubah- ubah

155. وعين الرضا عن كل عيب كليلة * كما أن عين السخط تبدىالمساويا

156. Pandangan simpati menutup segala cela
Sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat

157. إذالم يكن إلا الأسنة مركب * فماحيلة المضطر إلا ر كوبها

158. “Apabila tidak ada yang lain melainkan hanya tombak untuk dikendarai
Maka tidak ada jalan lain bagi yang terpaksa kecuali menaikinya.”

159. اًحرام علي بلابله الوح * حلال للطير من كل جنس

160. Apakah pohon besar itu haram bagi burung bulbul
Tetapi halal bagi burung jenis lainnya

161. اًوكلما طن الذباب زجرتته إن الذباب إذاعلي كريم

162. Apakah setiap lalat yang berisik haruskah kuusir
Kalau begitu lalat sangatlah mulia bagiku

163. و من جعل غراب له دليل * يمربه علي جيف الكلاب

164. “Barangsiapa yang menjadikan burung gagak sebagai dalil
Maka ia akan membawanya melewati bangkai-bangkai anjing”

165. قل بما شئت في مسبة عرضي فسكوتي عند اللئيم جواب

166. ما أنا عادم الجواب ولكن ما من الأسد أن تجيب الكلاب

167. Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku

168. Toh, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban

169. Bukanlah artinya aku tidak punya jawaban, tetapi

170. Tidak pantas bagi seekor singa meladeni anjing-anjing

171. (Diwan asy-Syafi’i hal. 44, tahqiq DR. Imil Badi’ Ya’qub)

172. إذا ما الأصل ألفي غير زاك فما تزكو مدى الدهر الفروع

173. Apabila Pondasinya tidak kuat

174. Maka cabangnya pun akan demikian sepanjang masa

175. و كم من عائب قولا صحيحا و آفته من الفهم السقيم

176. Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ?

177. Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk

178. وإذا الدعاوى لم تقم بدليلها بــ النص فهي على السفاه دليل

179. Jika para pendakwa tidak menopang dalilnya dengan argumentasi

180. Maka dia berada di atas selemah-lemahnya dalil

181. والحق منصور وممتحن فلا تعجب فهذي سنة الرحمن

182. Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian, maka janganlah

183. Heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman (sunnatullah). Imam Ibnul Qoyyim di dalam al-Kafiyah asy-Syafiyah (217)

184. وإذا لم تر الهلال فسلم لأناس رأوه بالأبصار

185. Apabila engkau tidak melihat bulan sabit maka serahkanlah

186. Kepada manusia yang melihatnya dengan mata kepala

187. لو كنت تعلم ما أقول عذرتني أو كنت أعلم ما تقول عذلتكا

188. لكن جهلت مقالتي فعذلتني وعلمت أنك جاهل فعذرتكا

189. Seandainya kamu faham ucapanku niscaya kamu akan memaafkanku

190. Atau aku mengetahui ucapanmu maka aku mengkritikmu

191. Tetapi engkau tidak faham ucapanku sehingga mencelaku

192. Dan aku tahu bahwa kamu tidak faham maka aku memaafkanmu

193. تكاثرت الظياء على خراش فما يدري خراش ما يصيد

194. Kijang itu begitu banyak di hadapan Khirasy (sebangsa serigala)

195. Sehingga dia tidak tahu mana yang harus diburu terlebih dahulu

196. سارت مشرقة وسرت مغربا شتان بين مشرق ومغرب

197. Dia berjalan ke timur dan aku berjalan ke barat

198. Aduhai alangkah jauhnya timur dan barat

199. احذر لسانك أن يقول فتبتلى إن البلاء موكل بالمنطق

200. Jaga lidahmu untuk berujar dari petaka

201. Sebab petaka itu bergantung pada ucapan

202. فالبهت عندكم رخيص سعره حثوا بلا كيل ولا ميزان

203. Di sisi kalian dusta itu sangat murah harganya

204. Tanpa ditakar dan ditimbang mereka menghamburkannya

205. تَخُضْ فِيْ حَدِيْثٍ لَيْسَ مِنْ حَقِّكَ سِمَاعُهُ

206. Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan yang engkau tidak berhak mendengarkannya

207. و كم من عائب قولا صحيحا و آفته من الفهم السقيم

208. Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ?

209. Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk

210. ستبدي لك الأيام ما كنت جاهلا ويأتيك بالأنباء من لم تزود

211. Waktu akan menampakkan apa yang tidak kamu ketahui

212. Dan datang memberimu berita tentang apa yang tak kamu ketahui

213. لكل مقال مقام و لكل مقام مقال
“Setiap ucapan ada tempatnya dan setiap tempat ada ucapannya tersendiri.”

214. لاَ يَحْمُدُ السَّيْفُ كُلَّ مَنْ حَمَلَهُ

215. Pedang itu tidak memuji setiap orang yang membawanya

216. كل يدعى وصلابليلى وليلى لاتقرلهم بذاك

217. Semua mengaku-ngaku punya hubungan dengan Laila
Namun Laila memungkiri pengakuan-pengakuan mereka tersebut

218. فَعَلَيكَ بِالتَفصِيلِ وَالتَبيِينِ فَال إِطلاَقُ وَالإِجمَالُ دُونَ بَيَان
قَد أَفسَدَ هَذَا الوُجُودَ وَخَبَّطا ال أَذهَانَ وَالآراءَ كُلَّ زَمَانِ

219. Haruslah engkau memperinci dan menjelaskan
Penjelasan global tanpa perincian
Telah merusak alam ini dan membingungkan
Akal pikiran setiap zaman. Ibnul Qayyim

220. وَمَنْ يَكُ ذَا فَمٍ مُرٍّ مَرِيْضٍ يَجِدُ مَرًّا بِهِ المَاءَ الزُّلالا
Barangsiapa yang merasa sakit mulutnya
Niscaya air yang tawar akan terasa pahit baginya

221. قَوْمٌ إِذَ الشَّرُّ أَبْدَى نَاجِذَيْهِ لَهُمْ طَارُوا إِلَيْهِ زَرَفَاتٍ وَوُحْدَانٍ
Bila kejelekan menampakkan kedua taringnya pada suatu kaum maka mereka
akan menyerangnya secara berkelompok dan sendiri-sendiri

222. شِرَاءُ النُّفُوسِ بِالإِحْسَانِ خَيْرٌ مِنْ بَيْعِهَا بِالعُدوَانِ
Membeli jiwa dengan berbuat kebajikan itu lebih baik daripada menjualnya dengan permusuhan

223. حَيْثُمَا تَسْتَقِمْ يُقَدِّرْ لَكَ اللَّهُ نَجَاحًا
Sekiranya engkau menempuh jalan yang lurus niscaya Alloh akan memastikan kesukesan bagimu

224. أَعَاذَكَ اللَّه مِنْ سِهَامِهِم وَمُخْطِئٌ مَنْ رَمِيُّهُ القَمَرُ
Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka
Sungguh naïf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan

225. رَسْمِ دَارٍ وَقَفْتُ فِي طِلَلِهِ كِدْتُ أَقْضِي الحَيَاةَ مِنْ جَلَلِهِ
Telah berapa banyak bekas-bekas rumah yang aku telah berhenti pada bekas reruntuhannya
Yang hampir saja umurku kuhabiskan untuk itu…

226. أَعَاذَكَ اللَّه مِنْ سِهَامِهِم وَمُخْطِئٌ مَنْ رَمِيُّهُ القَمَرُ
Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka
Sungguh naïf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan

Ketahuilah wahai saudaraku…
لاَ يَضُرُّ السَحَابَ نُبَاحُ الكِلاَبِ
Gonggongan anjing-anjing itu tidak membahayakan awan

227. 1. KEAIBAN PADA DIRI KITA
Syair Imam Shafi’i

228. Kita kerap meyalahkan zaman ini,

229. sedang keaiban sebenarnya ada pada diri kita,

230. tiada sembarang aib pada zaman kita,

231. kecuali diri kita sendiri.

232. Kita kerap mencerca zaman ini tanpa jenayah dilakukannya..

233. kalau zaman dapat berkata, tentulah ia mencaci kita kembali

234. Dunia kita adalah lakonan dan menunjuk-nunjuk..

235. sebenarkan kita memperdaya Yang Maha melihat kita

236. Si serigala tiadalah pernah memakan daging rakannya ..

237. sedangkan kita kerapkali makan daging semasa sendiri

238. 2. JAGA SUARA

239. Jagalah suara bila bertutur di malam hari…

240. Lihat sekeliling sebelum berkata di siang hari

241. 3. KUTUKAN TERHADAPKU

242. Sekiranya datang padamu kutukan terhadapku dari orang yang kurang (akhlaknya dan ilmunya)…

243. Itulah buktinya bahwa aku ini sebenarnya sempurna tiada kekurangan

244. 4. TIADA INSAN MENGUSAI SEMUA ILMU

245. Tiada seorangpun yang mengetahui semua ilmu .. Tiada ! sekalipun dia pelajarinya 2 ribu tahun

246. Ilmu itu ibarat lautan saujana luas terbentang… Ambillah daripada setiap perkara itu apa yang terbaik

247. 5. TANAM BENIH PERMUSUHAN

248. Bila anda memungkiri seseorang, awasi lah permusuhannya (terhadapmu) … Sesiapa menanam pohon duri tiada dapat menuai anggur

249. 6. ANTARA KEKAYAAN & KECERDIKAN

250. Kalau (kemewahan) dunia diperolehi dengan kecerdikan semata-mata .. dan juga akan, sudah tentu akan menduduki pangkat teratas

251. Tapi rezeki itu adalah pembahagian dan nasib .. kurnian Tuhan dan bukan kerana usaha orang yang mendapatnya

252. 7. AKAL DAN PENGAJARAN

253. Bilamana seseorang ada akal fikiran .. dalam semua perkara baginya pengajaran

254. 8. MENGETAHUI SEJARAH

255. Bukanlah insan bukan juga alim .. orang yang dirinya jahil sejarah

256. Sesiapa yang arif sejarah orang – orang terdahulu .. sesungguhnya ia telah menambah umur-umur mereka kepada umurnya

257. 9. BUKU ITU SEBAIK TEMAN

258. Sebaik-baik teman berbual dan lepak-lepak itu ialah buku .. kau bersendirian bersamanya ketika sahabat-sahabatmu menjemuimu

259. Buku tidak membocorkan rahsia bila kau amanahkannya .. bahkan diperolehi darinya hikmah dan kebenaran

260. 10. BERSATU TEGUH

261. Tombak- tombak kalau bersama tidak akan dapat dipatahkan .. Apabila terpisah antara satu sama lain, ia akan patah satu demi satu

262. 11. PAPA DI BUMI SENDIRI

263. Kemiskinan di bumi sendiri adalah keasingan (umpama orang asing).. Berharta di negara asing itulah sebenarnya anak watan (negara itu)

264. Bumi ini (di mana-manapun) hanya satu … manusia semuanya adik beradik dan berjiran

265. 12. NILAI ILMU DAN KEDUDUKAN GURU

266. Ilmu adalahah sebaik apa yang dicapai tangan… begitu besar tangan (jasa) guru ku ke atasku.

267. Nyawaku taruhan bagi guruku, kerana dialah jernihnya kehidupanku.

268. Dialah merawatku daripada penyakit jahil… yang tiada dapat dilakukan oleh doktor yang agong.

269. Ilmu ibarat rumah dan guru umpama tangga.. dari mana lagi ingim ke rumah kalu tidak melalui yangganya ?

270. Maka ketahuilah hak seorang guru kerana dengan bantuannya dikau mengenali kebenaran ketika remaja.

271. Ilmu itu kalau engkau insafi, engkau tiada dapat menyamakannya dengan barangan dunia yang hilang dan lesap.

272. 13. TIADA YANG DILAHIRKAN TERUS BERILMU

273. Belajar, sesungguhnya seseorang itu tidak dilahirkan alim,
dan tiadalah orang berilmu menyamai orang yang jahil.

274. Sesungguhnya pembesar kaum yang tiada ilmu,
menjadi kecil bila dikerumuni bala tenteranya (meminta pandangannya).

275. Seorang yang hina sekiranya berilmu,
ia menjadi besar bila dikerumuni oarang ramai (yang ingin belajar).

276. Jadi, janganlah redha dengan kerendahan (kehinaan),
Dan janganlah nasib hanya berpada dengan apa yang ditinggal orang terdahulu.

277. 14. BUKAN SEMUA SAMA

278. ” Bukan semua yang putih itu lemak,dan bukan segala yang hitam itu arang !”
- Bait syair Arab -

279. 15. HASIL TANGANKU

280. Tanganku akan hancur di dalam tahah,
Yang kekal hanya tulisanku di atas buku,
Mujurlah sesiapa yang membaca tulisan aku,
Doakan keselamatan aku dari azab.

281. Jangan berbicara tanpa ‘ilmu / tanpa dalil ::

282. إذا ما الأصل ألفي غير زاك

283. فما تزكو مدى الدهر الفروع

284. Apabila pondasi (akar)nya tidak kuat
Maka cabangnya pun akan demikian sepanjang masa

285. وإذا الدعاوى لم تقم بدليلها بــالنص

286. فهي على السفاه دليل

287. Jika para pendakwa tidak menopang dalilnya dengan argumentasi
Maka dia berada di atas selemah-lemahnya dalil

288. الدعاوى ما لم تقيم عليهابيناتا

289. بناءها ادعياء

290. Para pendakwa yang tidak menopang dakwaannya dengan argumentasi
Maka dia hanyalah para pendakwa belaka

291. Memaksa ::

292. إذالم يكن إلا الأسنة مركب

293. فماحيلة المضطر إلا ر كوبها
Apabila tidak ada yang lain melainkan hanya tombak untuk dikendarai
Maka tidak ada jalan lain bagi yang terpaksa kecuali menaikinya.

294. Bodoh ::

295. أَعَاذَكَ اللَّه مِنْ سِهَامِهِم وَمُخْطِئٌ مَنْ رَمِيُّهُ القَمَرُ
Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka
Sungguh naïf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan

296. يقولون قولا لم يفهموها وإذا قيل لهم حققوا لم يحققوا

297. Mereka berucap suatu ucapan yang mereka sendiri tidak memahaminya
Dan bila dikatakan: buktikanlah maka mereka tidak mampu membuktikannya

298. Saat selesai menulis ::

299. كتبت وقد أيقنت يوم كتابتي بأن يدي تفنى ويبقى كتابه

300. واعلم أن الله لا بد سائلي فيا ليت شعري ما يكون جوابه

301. Ketika saya menulis saya yakin
Bahwa tanganku akan binasa sedang tulisanku kekal
Dan saya tahu bahwa Alloh pasti akan menanyaiku
Aduhai, apakah nanti jawabnya

302. Curang / standard ganda ::

303. أحرام على بلابله الوح حلال للطير من كل جنس

304. Apakah pohon besar itu haram bagi burung bulbul
Tetapi halal bagi burung jenis lainnya

305. Jangan mencari masalah ::

306. إن كان بيتك من الزجاجة

307. فلا ترم بيوت الناس بالهجارة

308. Bila rumahmu terbuat dari kaca
Maka jangan lempari rumah orang lain dengan batu

309. Jika selalu salah faham ::

310. و كم من عائب قولا صحيحا و آفته من الفهم السقيم

311. Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar
Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk

312. لو كنت تعلم ما أقول عذرتنيأو كنت أعلم ما تقول عذلتكا

313. لكن جهلت مقالتي فعذلتنيوعلمت أنك جاهل فعذرتكا

314. Seandainya kamu faham ucapanku niscaya kamu akan memaafkanku
Atau aku mengetahui ucapanmu maka aku mengkritikmu
Tetapi engkau tidak faham ucapanku sehingga mencelaku
Dan aku tahu bahwa kamu tidak faham maka aku memaafkanmu

315. علي نحت القفافي من معادنها

316. و ما علي إن لم تفهم البقر

317. Tugasku adalah mengukir bait-bait syair dari sumbernya
Dan bukanlah tugasku jika sapi itu tidak paham

318. Dusta ::

319. سبحان الله هذا بهتان عظيم

320. “Maha Suci Allah, Ini sungguh adalah suatu kedustaan yang besar.”

321. فالبهت عندكم رخيص سعره حثوا بلا كيل ولا ميزان

322. Di sisi kalian dusta itu sangat murah harganya
Tanpa ditakar dan ditimbang mereka menghamburkannya

323. Jika tidak mengerti (bingung) / tidak kompeten ::

324. وإذا لم تر الهلال فسلملأناس رأوه بالأبصار

325. Apabila engkau tidak melihat bulan sabit maka serahkanlah
Kepada manusia yang melihatnya dengan mata kepala

326. تَخُضْ فِيْ حَدِيْثٍ لَيْسَ مِنْ حَقِّكَ سِمَاعُهُ

327. Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan
yang engkau tidak berhak mendengarkannya

328. تكاثرت الظياء على خراشفما يدري خراش ما يصيد

329. Kijang itu begitu banyak di hadapan Khirasy (sebangsa serigala)
Sehingga dia tidak tahu mana yang harus diburu terlebih dahulu

330. ستبدي لك الأيام ما كنت جاهلا ويأتيك بالأنباء من لم تزود

331. Waktu akan menampakkan apa yang tidak kamu ketahui
Dan datang memberimu berita tentang apa yang tak kamu ketahui

332. لكل مقال مقام و لكل مقام مقال
Setiap ucapan ada tempatnya dan setiap tempat ada ucapannya tersendiri

333. Tidak Sejalan ::

334. سارت مشرقة وسرت مغربا

335. شتان بين مشرق ومغرب

336. Dia berjalan ke timur dan aku berjalan ke barat
Aduhai alangkah jauhnya timur dan barat

337. رَاحَت مُشَرِّقَة وَرُحتُ مُغَرِّبًا فَمَتَى لِقَاءُ مُشَرِّقٍ وَمُغَرِّبِ

338. Dia berjalan ke arah timur dan aku berjalan ke arah barat
Kapankah akan bertemu yang ke timur dengan yang ke barat ?!

339. كُلٌّ يَدَّعِي وَصْلا بِلَيْلَى وَلَيْلى لا تُقِرُّ لَهُمْ بِذَاكَ

340. Semua mengaku-ngaku punya hubungan dengan Laila
Namun Laila memungkiri semua pengaku-akuan itu

341. لاَ يَحْمُدُ السَّيْفُ كُلَّ مَنْ حَمَلَهُ
Pedang itu tidak memuji setiap orang yang membawanya

342. فحسبكم هذا التفاوت بينن

343. وكل إناء بما فيه ينضح

344. Cukuplah bagi kalian perbedaan diantara kita
Dan setiap bejana memercikkan isinya

345. Menolak Kebenaran ::

346. وعين الرضا عن كل عيب كليلة

347. كما أن عين السخط تبدي المساويا

348. Pandangan simpati menutup segala cela
Sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat

349. وَمَنْ يَكُ ذَا فَمٍ مُرٍّ مَرِيْضٍ يَجِدُ مَرًّا بِهِ المَاءَ الزُّلالا
Barangsiapa yang merasa sakit mulutnya
Niscaya air yang tawar akan terasa pahit baginya

350. إِن ُ كنتَ َ لا تَدرِي فَتِلكَ مُصِيبٌَة

351. وَإِن ُ كنتَ تَدرِي َفاُلمصِيبَُة َأع َ ظمُ

352. Jika engkau tidak tahu maka ini musibah
Dan apabila engkau sudah tahu maka musibahnya lebih parah

353. كم من كتاب قد تـصفحته وقلت في نفسي لقد صححته

354. ثم إذا طـالعته ثــانيــا رأيت تـصحيـفا فأصلحته

355. Betapa banyak buku yang telah kubaca
Kukatakan di dalam hati, semuanya kubenarkan
Kemudian tatkala kutelaah untuk kali kedua
Kutemui kesalahan maka kubenahi (agar benar)

356. Mencela Ulama Ahlus Sunnah ::

357. واعلم رحمك الله أن لحوم العلماء مسمومة

358. “Ketahuilah semoga engkau dirahmati Alloh, bahwa daging para ulama itu beracun”
[Imam Ibnu Asakir dalam Tabyin Kadzibil Muftari. Melalui perantaraan al-Aqwaal hal. 2]

359. احذر لسانك أن يقول فتبتلى إن البلاء موكل بالمنطق

360. Jaga lidahmu untuk berujar dari petaka
Sebab petaka itu bergantung pada ucapan

361. Tempuhlah Jalan Keselamatan ::

362. ترجو النجاة و لم تسلك مسالكها

363. إن السفينة لا تجري على اليبس

364. Kau dambakan keselamatan, tapi engkau tak menempuh jalurnya
Sungguh bahtera tak kan pernah berlayar di daratan

365. والحق منصور وممتحن

366. فلا تعجب فهذي سنة الرحمن

367. Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian,
maka janganlah heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman (sunnatullah)

368. Menolak kebenaran ::

369. إِن كُنتَ لاَ تَدرِي فَتِلكَ مُصِيبَةٌ وَإِن كُنتَ تَدرِي فَالمُصِيبَةُ أَعظَمُ

370. Jika engkau tidak tahu maka ini musibah
Dan apabila engkau sudah tahu maka musibahnya lebih parah

371. Tergesa-gesa ::

372. من استعجل الشَّيء قبل أوانه عوقب بحرمانه

373. “Barang siapa yang tergesa-gesa ingin memetik sesuatu sebelum saatnya,
niscaya ia akan dihukumi dengan kegagalan mendapatkannya.”

374. Jangan Ikuti Hawa Nafsu ::

375. والنفس كالطفل إن تهمله شب على *** حب الرضاع وإن تفطمه ينفطم

376. Hawa nafsu itu bagaikan anak kecil, bila kau manjakan maka sampai besar
ia akan terus senang menyusu dan bila kau hentikan maka akan berhenti

377. Nasehat Ibnu Qayyim :: [dalam Madarijus Salikin (III/200)]

378. “Apabila seorang mukmin menghendaki supaya Alloh menganugerahinya bashiroh (ilmu yang mendalam) di dalam agama, pengetahuan akan sunnah Rasul-Nya dan pemahaman akan kitab-Nya dan diperlihatkan hawa nafsu, bid’ah, kesesatan dan jauhnya manusia dari shirothol mustaqim, jalannya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan para sahabatnya. Apabila ia menghendaki untuk menempuh jalan ini, maka hendaklah ia persiapkan dirinya untuk dicemooh oleh orang-orang bodoh dan ahlul bid’ah, dicela, dihina dan ditahdzir oleh mereka. Sebagaimana pendahulu mereka melakukannya kepada panutan dan imam kita Shallallahu ‘alaihi wa Salam.

379. Adapun apabila ia menyeru kepada hal ini dan mencemooh apa-apa yang ada pada mereka, maka mereka akan murka dan membuat makar kepadanya…

380. Sehingga dirinya menjadi orang yang :

381. Asing di dalam agamanya dikarenakan rusaknya agama mereka

382. Asing di dalam berpegangteguhnya ia kepada sunnah dikarenakan berpegangnya mereka dengan kebid’ahan

383. Asing di dalam aqidahnya dikarenakan rusaknya aqidah mereka

384. Asing di dalam sholatnya dikarenakan rusaknya sholat mereka

385. Asing di dalam manhajnya dikarenakan sesat dan rusaknya manhaj mereka

386. Asing di dalam penisbatannya dikarenakan berbedanya penisbatan mereka dengannya

387. Asing di dalam pergaulannya terhadap mereka dikarenakan ia mempergauli mereka di atas apa yang tidak disenangi hawa nafsu mereka

388. Kesimpulannya: ia adalah orang yang asing di dalam urusan dunia dan akhiratnya, yang masyarakat tidak ada yang mau menolong dan membantunya.

389. Karena dirinya adalah :

390. Seorang yang berilmu di tengah-tengah orang yang bodoh

391. Penganut sunnah di tengah-tengah pelaku bid’ah

392. Penyeru kepada Alloh dan Rasul-Nya di tengah-tengah penyeru hawa nafsu dan bid’ah

393. Penyeru kepada yang ma’ruf dan pencegah dari yang mungkar di tengah-tengah kaum yang menganggap suatu hal yang ma’ruf sebagai kemungkaran dan suatu hal yang mungkar sebagai ma’ruf.”